Indonesia telah berikan bebas visa untuk 45 negara

0
224

Sektor pariwisata Indonesia diprediksi akan mengalami kenaikan di tahun-tahun mendatang. Hal itu dikarenakan telah diberlakukannya Kebijakan Bebas Visa Kunjungan [BVK] mulai 10 Juni 2015, kepada 30 negara. Sebelumnya, sudah diberlakukan juga untuk 15 negara lainnya.

BVK 30 negara ini dinaungi dalam Perpres No. 69/2015. Ke-30 negara tersebut adalah:
1. RRT
2. Rusia
3. Korea Selatan
4. Jepang
5. Amerika Serikat
6. Kanada
7. Selandia Baru
8. Meksiko
9. Inggris
10. Jerman
11. Prancis
12. Belanda
13. Italia
14. Spanyol
15. Swiss
16. Belgia
17. Swedia
18. Austria
19. Denmark
20. Norwegia
21. Finlandia
22. Polandia
23. Hungaria
24. Ceko
25. Qatar
26. UEA
27. Kuwait
28. Bahrain
29. Oman
30. Afrika Selatan

Dan berikut 15 negara yang telah mendapatkan Bebas Visa Kunjungan terlebih dahulu:

1. Thailand
2. Malaysia
3. Singapura
4. Brunei Darussalam
5. Filipina
6. Chili
7. Maroko
8. Peru
9. Vietnam
10. Ekuador
11. Laos
12. Myanmar
13. Hong Kong SAR
14. Macao SAR
15. Kamboja

Optimistis akan kenaikan jumlah wisatawan ini dapat terproyeksi dari data yang dimiliki Kementerian Pariwisata, yaitu Malaysia contohnya yang telah membebaskan visa pada 164 negara, pada tahun 2014 berhasil menarik 27.4 juta wisman dan memperoleh devisa sebesar USD 21 miliar. Kemudian Thailand juga yang membebaskan visa untuk 56 negara, membuat 24.8 juta wisman datang ke sana dan berhasil mendapatkan devisa sebesar USD 42 miliar. Sementara Indonesia yang baru membebaskan visa untuk 15 negara, hanya memperoleh kunjungan wisman sebanyak 9.1 juta, dan pendapatan devisa sebesar USD 10 miliar.

“Kebijakan BVK ini akan membuka lebih banyak peluang untuk mendulang devisa serta menaikan pendapatan langsung masyarakat dari pariwisata,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, dalam keterangannya kepada media.

Sedangkan menurut kajian yang dilakukan APEC [Asia-Pacific Economic Cooperation], UNWTO [United Nations World Tourism Organization], dan WTTC [World Travel and Tourism Council], memberitahukan bahwa pemberlakuan bebas visa memberi dampak terhadap pertumbuhan pariwisata rata-rata sebesar 18 persen, bahkan di negara G-20 sebesar 5 persen sampai 25 persen. « [teks rev. @bartno | foto shutterstock]

SHARE