Gara-gara video porno, 50 Cent harus bayar 67 miliar

0
212
foto: fortune.com

Penyanyi hip hop, 50 Cent, mengatakan dirinya bangkrut setelah kalah di pengadilan New York. Mirror melaporkan 50 Cent harus membayar ganti rugi kepada Lavonia Leviston sebesar 5 juta US dollar atau setara dengan 67 miliar rupiah.

Artis dengan nama asli Curtis James Jackson III harus rela mengeluarkan banyak uang untuk Lavonia setelah terbukti bersalah melanggar privasi Lavonia dengan mem-posting video seksnya dengan mantan kekasihnya, Maurice Murray, tanpa izin.

Selama persidangan hingga putusan akhir, 50 Cent tak pernah hadir di pengadilan. 50 Cent pun menyangkal bahwa dirinya bersalah.

Ia mengatakan mendapatkan file video aslinya langsung dari Murray. Bahkan Murray tak keberatan jika video itu disebarkannya.

Jadi Cosmoners, Maurice Murray ini sahabatan dengan 50 Cent. Video berdurasi 13 menit tersebut kemudian diunggah 50 Cent ke website miliknya pada tahun 2009. Hingga kini, video tersebut sudah ditonton jutaan orang di dunia dan banyak diambil oleh berbagai situs porno.

Yang bikin parah, 50 Cent mengedit sedikit video tersebut dengan menambahkan narasi berupa sumpah serapah. Ia mengatakan Lavonia dengan sebutan ‘jalang’ dan ‘bintang porno’.

Pengacara Lavonia, Philip Freidin, awalnya mendesak para hakim untuk menjerat ganti rugi bagi kliennya sebesar 20 juta US dollar karena masalah penghilaan. Philip juga menuding bahwa penyebaran video tersebut menjadi kampanye bagi 50 Cent untuk menarik traffic ke website-nya, di mana sekarang ia tengah bersaing dengan rapper Rick Ross, pacar Lavonia.

Ganti rugi sebesar 67 miliar rupiah itu bisa saja harus dibayar lebih oleh 50 Cent, Cosmoners. Angka tersebut bisa naik menjadi dua kali lipat oleh hakim pengadilan.

Menurut hakim Paul Wooten, besarnya nominal ganti rugi tidak hanya sekedar menghukum pihak terdakwa, tetapi juga menjadi cara pencegahan agar tindakan serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Setuju deh, pak hakim!

Sumber:

Cosmopolitan

SHARE