Aktor Hong Kong Simon Yam, ‘Two Thumbs Up’

0
126

Two Thumbs Up adalah film action comedy yang menceritakan kisah Lusifer dan anggota gengnya. Mereka mendandani mobil minibusnya serupa dengan kendaraan polisi.

Tanpa disangka, mereka terlibat aksi mengerikan dengan penjahat sesungguhnya. Meski seragam dan senjata mereka bohongan, mereka tetap ingin mengatasi penjahat ini.


Two Thumbs Up sendiri meraih peringkat ke-3 dengan pendapatan sebesar USD 5,2 juta di Box Office China.

Nah, salah satu pemeran di film ini adalah aktor kawakan Hong Kong, Simon Yam. Yam pernah bermain di film ‘Lara Croft Tomb Raider: The Cradle of Life’, dan wajahnya sering menghiasi program film mandarin di televisi nasional pada era tahun 90-an.

Di film ini, Yam berperan sebagai Chow Tai-po seorang pekerja biasa yang satu geng dengan Lusifer dan kemudian berpura-pura menjadi polisi.

Apa pendapat Yam mengenai film ini, yang bisa G-Readers saksikan lewat saluran berbayar Celestial Movies di Minggu, 6 September 2015, pukul 20.00 WIB. Berikut pendapatnya:

Q: Adakah persiapan khusus sebelum syuting film dimulai?
A: Saya menyaksikan banyak film gangster Brazil sebagai referensi, karena film bergenre polisi dan penjahat sangat popular di Brazil.

Q: Dalam film “Two Thumbs Up” adalah pertama kalinya Anda bekerja bersama sutradara Lau Ho-leung, bagaimana tanggapan Anda tentang dirinya mengenai film ini?
A: Dia sutradara yang pintar serta dapat membuat sebuah film hebat. Bahkan kami selalu bekerja selama 4 – 5 jam lebih dari yang sudah di rencanakan setiap hari, itu tidak masalah, selama kita mau memberikan banyak kesempatan untuk sutradara baru ini. Francis Ng dan saya jarang memberikan komentar kepadanya, agar film ini jadi yang terbaik.

Simon Yam
Simon Yam

Q: Adakah adegan paling sulit selama syuting film “Two Thumbs Up”?
A: Saat musim dingin, karena saat itu adalah rekor musim paling dingin di Hong Kong. Kami harus syuting di pedesaan dengan suhu 2 derajat Celsius, jadi itulah salah satu adegan tersulit. Adegan tersulit lainnya, adalah saya harus memukul wajah aktris anak – anak, yang syuting pada hari Valentine. Adegan tak terlupakan sekaligus menyakitkan, karena saya tidak pernah menyakiti siapa pun, bahkan seorang anak kecil. Saya masih merasa bersalah pada anak itu.

Q: Adakah pengalaman menarik selama syuting film “Two Thumbs Up”?
A: Saya belum pernah syuting film komedi, dan saya selalu berperan sebagai polisi, sedangkan untuk film ini saya bermain sebagai orang jahat dan menyamar sebagai seorang polisi, hal itu sangat menarik.

Q: Apa nilai moral dari film “Two Thumbs Up” yang Anda dapat ceritakan kepada para penonton?
A: Film ini membawa pesan yang bagus, tidak peduli seberapa buruk Anda, setiap orang pasti memiliki hati yang baik didalamnya dan bersedia untuk membantu sesama. Pada film ini, saya hanya berperan sebagai seorang warga biasa yang menyamar sebagai polisi, ini membawa ide bahwa semua orang bisa menjadi pahlawan tanpa memandang identitas mereka.

[teks @bartno | foto dok. Celestial Movies]

SHARE