10 hal yang perlu Anda ketahui sebelum induksi

0
138

Tak semua wanita bisa mengalami proses lahiran tanpa bantuan. Jika dokter mengatakan Anda perlu di induksi, entah karena sudah melewati batas waktu kelahiran atau berdasarkan cairan ketuban. Apapun itu, tak usah khawatir. Berikut hal yang perlu Anda ketahui sebelum tindakan induksi.

1. Tetap positif, yang penting Ibu dan bayi sehat dan selamat. Tak usah panik merubah rencana dengan operasi atau lainnya.

2. Jangan terpaku pada pikiran, terkadang tubuh (ataupun bayi) memiliki cara sendiri dalam proses kelahiran. Jadi, fleksibel saja dengan opsi yang ada untuk memenuhi kebutuhan lahiran.

3. Jangan panik, apalagi terburu-buru ke rumah sakit. Biasanya, proses induksi (layaknya operasi) sudah dijadwalkan oleh dokter.

4. Pastikan jadwal induksi dengan pihak rumah sakit. Ini untuk mencegah kemungkinan ruang bersalin akan penuh dengan pasien yang akan bersalin normal atau melalui operasi.

5. Kebanyakan pasien yang sudah terjadwal induksi, harus tetap di tempat tidur untuk monitor detak jantung bayi dan adanya kontraksi.

6. Pil lewat vagina akan diberikan sebagai tanda induksi dimulai.

7. Lalu, suster akan memberikan Picotin drip untuk merangsang kontraksi, ini akan sedikit sakit.

8. Saat kontraksi meningkat, Anda diberi pilihan menggunakan pereda sakit seperti epidural atau ILA.

9. Dokter akan menggunakan kaitan kecil (yang tidak sakit) untuk memecah ketuban, jika air ketuban belum keluar dengan sendirinya di dekat bukaan akhir untuk memperlancar jalan lahir.

10. Jika bukaan sudah lengkap, bersiap untuk mengejan dan bertemu buah hati Anda! [teks Mindy Paramita/popsugar.com | foto telegraph.co.uk]

Sumber:

Cosmopolitan

SHARE