Ketakutan dan keberanian Marshanda

0
125

Dunia entertainment telah memilih dirinya semenjak masih duduk di sekolah dasar. Secara bertahap karir Marshanda di ranah entertainment semakin mengkilat.

Tetapi tak selamanya jalan selalu ‘lurus’, Marshanda tersandung sebuah ‘kasus’. Sempat ‘diam’ dari dunia yang membuatnya menjadi public figure, lalu ia kemudian menikah dan dianugerahi seorang putri. Namun sayangnya cuma bertahan tiga tahun.

Setelah berbagai tahapan itu, Marshanda kembali dengan tampilan dan jiwa yang baru. Dalam program Fun Fearless Female di 90.4 Cosmopolitan FM bersama Ucita Pohan di akhir weekdays pekan lalu, ada sesuatu yang seru yang diungkapkannya. Yakni, mengenai ketakutan dan keberanian yang Marshanda alami.

Ketakutan yang pernah dialami?
“Kodok sih. Aku geli banget sama kodok. Pernah pas SMA saat TO [Trip Observasi] kita dibawa ke desa, tinggal di rumah penduduk. Terus kamar mandinya masih seadanya aja.

Nah, pas aku lagi mandi dan kemudian nengok ke kiri bawah, ada kodok di pojok itu ngeliatin. ‘please jangan maju, please jangan maju’, untungnya itu kodok, ngerti, malah menjauh, hehehe”

Keberanian yang pernah dilakukan?
“Jujur sama publik akan struggle yang aku lewatin, dan masih ada sampai sekarang, yaitu having bipolar disorder. Dan itu nggak mudah.”

“Aku barusan terlintas sesuatu dan pengin share. Banyak orang yang mungkin salah paham tanpa mereka sadarin. Mereka mengartikan role model itu adalah manusia yang sempurna. Padahal being raw model bukan berarti tentang menjadi sempurna. Tapi being able tetap maju terus, walaupun kena panah terus, dan in the end masih bisa mencintai orang-orang di sekitarnya, dan diri sendiri, dan itu human.”

Selain memperbincangkan hal itu, Marshanda juga memberikan pesan yang ‘dalam’ dalam pertanyaana khas program ini, yaitu ‘how to have a fun and fearless life just like you?

“Miliki kemauan dan keberanian untuk mengenal dan lebih tahu diri kita sendiri, dan apa hal-hal yang benar-benar bikin kita bahagia, apa hal yang membuat kita merasa nggak nyaman, apa hal yang membuat kita nggak bisa semaksimalnya kita.

“Jadi kenali diri kita dan sadari bahwa kita seindah itu, kita deserve to get the best life. Tuhan melahirkan kita di dunia ini karena setiap hamba-Nya itu spesial di mata Tuhan. Tuhan melihat kita spesial, tapi sering kali kita melihat diri kita worthless. Step by step starting today let’s learn to love our self, sebagaimana Tuhan mencintai kita.” « [teks @bartno | foto instagram Marshanda]

SHARE