Rentenir berkedok pinjaman online

0
325
Shutterstock.com

Kondisi perekonomian yang sedang terpuruk, membuat masyarakat terpaksa mencari pinjaman untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kondisi ini dimanfaatkan oleh para rentenir yang berpura-pura membantu dengan memberikan pinjaman. Namun ujung-ujungnya justru menambah beban. Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan berita rentenir berkedok koperasi.

Seiring perkembangan teknologi dan internet, G-Readers perlu waspada dengan kemunculan Rentenir berkedok Pinjaman Online. Pinjaman Online ini dikenal dengan Startup, yang menawarkan kredit tanpa agunan cair hanya dalam waktu 2 jam.

Perkembangan bisnis startup, yang berbasis teknologi ini berlangsung sangat cepat. Kemajuan teknologi memang memudahkan masyarakat untuk mencari solusi atas berbagai masalah yang dialaminya, termasuk masalah keuangan.

Perkembangan bisnis pinjaman online yang semakin maju, belanja online ataupun aktivitas lainnya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi semakin mudah dengan menggunakan internet. Jika kamu membutuhkan dana cepat tanpa jaminan, tidak perlu pusing mencari pinjaman, tinggal membuka internet di sana sudah banyak penawaran pinjaman online.

Startup menawarkan pinjaman jangka pendek dengan syarat yang sangat mudah, hanya melampirkan slip gaji dan fotocopy KTP, tanpa perlu jaminan. Dengan jumlah pinjaman yang ditawarkan berkisar antara 1,5 juta sampai dengan 2 juta, dengan jangka waktu 10 hari sampai dengan 30 hari.

Sekilas pinjaman online ini memang menggiurkan dengan segala kemudahannya, namun ketika membahas masalah bunga pinjaman pasti banyak orang yang terkejut. Karena mereka memberikan bunga 1% per hari bukan per bulan seperti umumnya bunga pinjaman dari bank atau lembaga lainnya. Ini berarti dalam sebulan bunga pinjaman yang dibebankan kepada peminjam mencapai 30%, fantastis!

Misalkan kamu meminjam dana sebesar 2 juta, maka bunga yang dibebankan dalam sehari adalah: 2 juta X 1% = 20 ribu. Sedangkan jangka waktu pinjaman minimal adalah 10 hari, maka bunga yang dibebankan dalam 10 hari adalah: 2 juta X 1% X 10 = 200 ribu. Apabila yang dipilih 30 hari, maka besarnya bunga pinjaman adalah: 2 juta X 1% X 30 = 600 ribu.

Nominal tersebut masih bisa bertambah lagi, jika terlambat membayar. Sebab ada biaya keterlambatan 100 ribu dan bunga keterlambatan sebesar 0,16% per hari. Besarnya bunga pinjaman tersebut jelas memberatkan, sehingga terkadang menimbulkan pertanyaan, benarkah ini jasa pinjaman online? Atau Rentenir berkedok Pinjaman Online?

Perbandingan Suku Bunga
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya kamu bandingkan terlebih dahulu suku bunga yang diterapkan 3 lembaga berikut ini, yaitu bank, rentenir dan pinjaman online:

1. Bank
Produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) di Indonesia, pertama kali diperkenalkan oleh Bank Standard Chantered. Namun sekarang hampir semua bank lokal dan asing seperti Danamon dan DBS menawarkan produk ini.

Awalnya mereka hanya memberikan pinjaman kredit untuk orang berusia 21 tahun sampai dengan 60 tahun. Kini demi mengejar jumlah peminjam, mereka lebih fleksibel dalam memberikan pinjaman, bahkan usia 18 tahun pun sudah bisa mendapatkan pinjaman dari produk pinjaman KTA.

Besarnya pinjaman bervariasi, tergantung dari kebijakan masing-masing bank. Biasanya berkisar antara 5 juta sampai dengan 500 juta. Dengan jangka waktu yang bervariasi antar 3-5 tahun. Bunga yang dibebankan ke nasabah bersifat tetap atau tidak fluktuatif. Kisaran bunga antara 0,99% sampai dengan 2,5% per bulan.

2. Rentenir
Rentenir memberikan bunga sebesar 20% sampai 30% per bulan. Karena rentenir bersifat pinjaman yang dikelola perorangan, besarnya bunga masih dapat dinegosiasikan tergantung kedekatan nasabah dengan rentenir. Pinjaman yang ditawarkan lebih kecil dari bank, berkisar antara 500 ribu sampai maksimal 2 juta.

Yang harus diwaspadai adalah adanya biaya administrasi selain bunga yang tinggi. Biaya administrasi langsung dipotongkan di muka, sehingga pinjaman yang diterima tidak utuh lagi. Misalnya kamu meminjam 1 juta, maka pinjaman yang akan diterima sekitar 900 ribu sampai 950 ribu.

3. Startup Jasa Pinjaman Online
Jasa pinjaman online memang memberikan kemudahan dalam mengajukan pinjaman, karena tidak memerlukan jaminan. Pinjaman ini berkisar antara 1 juta sampai dengan 2 juta, dengan jangka waktu 10 hari sampai dengan 30 hari, serta besarnya bunga yang dibebankan mencapai 30% sebulan.

Selain bunga, peminjam juga akan dibebankan biaya keterlambatan pembayaran. Untuk hari pertama, biaya keterlambatan sebesar 50 ribu dan 10 ribu untuk hari-hari berikutnya.

Bahkan ketika ditagih ke rumah oleh kolektor masih ada lagi tambahan biaya sebesar 10% dari uang yang dipinjam. Apabila kamu mengajukan perubahan tanggal pembayaran dan menambah jumlah pinjaman, ada biaya perpanjangan yang harus dibayar sebesar 180 ribu.

Inovasi di bidang teknologi dan keuangan memang sesuatu yang baik. Namun bersikaplah secara bijaksana dalam menyikapinya, jangan sampai menjadi korban Rentenir berkedok Pinjaman Online. Apabila bisa menyikapi secara bijaksana, pinjaman tersebut bisa digunakan untuk menutupi kekurangan kebutuhan. Cermati semua prosedur dan aturan yang berlaku agar tidak merasa rugi di kemudian hari.

Terlepas dari semua kontroversi yang ada di masyarakat, semua kembali ke tangan kamu sendiri untuk menentukan pilihan. Jangan asal memilih, perhatikan resiko yang harus ditanggung. Jangan sampai pilihan kamu justru semakin menambah beban masalah. Untuk belajar lebih lanjut mengenai produk keuangan, kamu bisa membaca artikel di cermati.com. [ADV]

SHARE