Deretan patung karya seniman Indonesia menghiasi ultah Ciptadana

0
262

Selama 5 tahun belakangan ini, Ciptadana, perusahaan yang bergerak di bidang sekuritas selalu mengadakan pameran karya seni menyambut hari jadinya di setiap Oktober. Dan pada tahun ini ada 5 pematung yang diajak ikut serta dalam pameran bertajuk ‘Sculpture Extended‘.

Pameran patung ini menyajikan 15 karya. Karya-karya tersebut dipertunjukkan di Pacific Place Mall, SCBD, Jakarta, mulai 20 Oktober – 31 Oktober 2015.

Di mata saya ada tiga karya yang sangat menarik. Pertama, sebuah replika mobil F1 yang belum rampung dan terbuat dari kayu. Kedua, sebuah pistol berwarna perak dengan ujung seperti moncong terompet. Ketiga, bola besi yang terbuat dari mobil VW utuh.

Pastinya, selera berbeda di setiap orang. Dan saya yakin dari 15 karya tersebut ada beberapa yang bakal membuat G-Readers kagum.

Berikut kelima pematung itu yang telah lama menekuni jenis karya seni ini.

1. Anusapati [58]
Seniman asal Surakarta ini, juga menjabat sebagai Presiden API atau Asosiasi Pematung Indonesia. Sudah 11 kali pameran solonya terlaksana. Karya-karyanya pun bisa dilihat di luar negeri, yakni di Singapore Art Museum, The City Government of Kitamoto-Shi, Jepang, Kinare Art Museum, Jepang, dan Queensland Art Gallery, Australia.

2. Ichwan Noor [52]
Empat kali sudah, pameran tunggal seniman asal Jakarta ini dilakukan. Ia pernah menjuarai Monumen Competition ‘Kudus Kotak Kretek’ [2005], dan The Best Artworks dalamĀ Indonesian Art Monitoring, Motion & Reflection di Galeri Nasional Jakarta. Keunikan karyanya juga pernah masuk dalam buku ‘Ripley’s Believed Or Not’ versi UK di Agustus 2014.

3. Hedi Hariyanto [53]
Lahir di Kota Apel, Hedi sudah melakukan 4 kali eksibisi karyanya sendiri. Belum lama ini, ia ikut serta dalam pameran ‘Modus’ sculpture exhibition API di Semarang. Ia juga memenangi salah satu kategori di ‘Kudus Kotak Kretek’ [2005]. Sebelumnya predikat sebagai The Best Sculptor, dari Institut Seni Indonesia di Yogyakarta didapatkannya di tahun 1990. Hasil karyanya juga bisa dilihat di Singapore Art Museum.

4. Awan Parulian Simatupang [48]
Pematung kelahiran Jakarta ini sudah 3 kali melakukan solo exhibition-nya. Ia juga masuk sebagai pemenang dalam ‘Kudus Kotak Kretek’ [2005] dan pemenang Sculpture Competition ‘Cinta Raya Nuansa Seni’ [1995]. Salah satu karyanya yang bisa kamu lihat adalah ‘Prasasti Mei 1998’ di TPU Pondok Ranggon, Jakarta.

5. Teguh Supriyono [51]
Pria kelahiran Madiun ini, sejak 2001 selalu diundang dalam pameran-pameran patung bersama seniman kelas internasional lainnya. Terakhir, pada tahun ini, Teguh ikutan pameran patung bertajuk ‘Modus’ di Semarang.

[teks & foto @bartno]

SHARE