550 Perpustakaan Umum akan menjadi lebih seru

0
86
[Ki-ka]: Seremonial peresmian Scale Up Program PerpuSeru oleh President of Global Development Program Bill and Melinda Gates Foundation - Dr. Christopher Elias, Direktur Pelaksana Coca-Cola Foundation Indonesia - Titie Sadarini, Ketua Perpustakaan Nasional - Sri Sularsih, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia - Dodi Riyadmadji.

Masih ingat kapan terakhir kali datang ke perpustakaan? Perpustakaan dulu merupakan tempat yang sepi, membosankan dan mempunyai penjaga yang galak sehingga jarang orang yang ingin berkunjung.

Padahal perpustakaan adalah sarana edukasi yang dapat membuat banyak orang bisa membuka peluang yang dia inginkan.

Tapi perpustakaan di zaman menuju globalisasi saat ini tidak lagi membosankan. Coca-Cola Foundation Indonesia bekerjasama dengan The BIll & Melinda Gates Foundation sedang mengadakan perluasan area program sosial mereka yaitu PerpuSeru.

Program ini sudah ada sejak November 2011 yang mempunyai tujuan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi sehingga dapat memberikan dampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Melalui penyediaan akses high-speed Internet serta program pelatihan bagi komunitas, perpustakaan umum dapat menghadirkan berbagai program yang dapat membantu hidup mereka menjadi lebih baik, khususnya dengan menyediakan informasi yang relevan dengan apa yang mereka butuhkan,” jelas Dr. Christopher Elias, the President of Global Development at the Bill & Melinda Gates Foundation.

“Kami gembira dapat terus bermitra dengan CCFI, Perpustakaan Nasional, Kementrian Dalam Negeri, PT Telkom, dan Microsoft untuk bersama-sama mendukung perluasan Program PerpuSeru ini,” lanjut Dr. Christopher Elias lagi.

Perluasaan program kali ini akan ada 550 perpustakaan umum di 99 kabupaten dan 451 desa yang ditransformasikan menjadi pusat belajar masyarakat. Dan difokuskan untuk memberdayakan jutaan masyarakat, mendorong inovasi dan kreatifitas baru, serta menyediakan berbagai pengetahuan maupun ketrampilan praktis yang relevan, khususnya bagi para perempuan, pemuda, serta pengusaha mikro (UKM) dalam mencari dan mengembangkan usaha mereka.

Melalui penyediaan akses dan layanan informasi teknologi di perpustakaan, PerpuSeru memilki visi jangka panjang, yakni dapat membantu meningkatkan taraf hidup setidaknya 20 juta penduduk Indonesia pada tahun 2025 mendatang. [teks @mirzablue | foto dok. Image Dynamic]

SHARE