Hati-hati dengan musuh yang tersembunyi!

0
139

Beware of our hidden enemy”, tutur Alexander Sriewijono, psikolog, penulis buku, dan pendiri Daily Meaning.

Jadi siapa sebenarnya si ‘musuh tersembunyi’ ini? Berikut paparan Alexander yang dapat memotivasi Cosmoners untuk mengalahkan si “hidden enemy“.

Hidden enemy itu sebenarnya adalah diri kita sendiri. Dari cara kita berpikir, bagaimana me-manage emosi, dan berinteraksi.

“Saya seringkali memberikan challenge sederhana ini di workshop-workshop Daily Meaning. Salah satunya misalkan, saya sebagai leader dari sebuah tim dan bilang ‘Anda hanya punya waktu 60 detik, dan saya ingin tahu kata kunci apa yang Anda masukan pada saat browsing untuk mencari tahu mengenai, misalkan, ‘3 penyebab utama global warming‘.

“Apakah mereka memasukkan pemanasan global? Salah sih nggak. Cuma berarti result-nya semua dalam bahasa Indonesia. Apakah kemudian hanya menuliskan global warming? Misalkan seperti itu, maka hasilnya bisa saja ada kemungkinan house warming di dalam result-nya.

“Nah, seberapa banyak sih sebagian dari kita ‘aware‘ bahwa dengan memakai apostrophe untuk mengunci kata global warming, atau tanda kutip diantara global warming, maka hasilnya nggak pecah-pecah sendiri?

“Juga, seberapa jauh Anda pernah memakai tanda baca + [plus] dan [-] min dalam pencarian internet? Ternyata kalau memakai tanda baca itu, maka hasilnya juga akan lebih jauh efisien. Misalkan, Anda ingin wisata kuliner di Bandung, tulis; kuliner+bandung. Tapi, kalau Anda sudah bosan dengan somay, maka tambahkan kuliner+Bandung[spasi]-somay. Maka hasilnya akan meniadakan menu somay.

“Cara seperti ini sebenarnya saya temukan di buku, yang kalau di toko buku itu Anda bilang ‘ogahlah saya pegang buku itu’, internet for dummies. Sering kali kita bilang ‘nggak-nggak‘ karena kita merasa lebih jago. Tapi ternyata di dalam buku-buku seperti itu, kita bisa belajar banyak hal.

“So, perhatikan cara berpikir kita, cara me-manage emosi kita, cara berinteraksi, cara kerja, dan kemudian tanyakan, sudahkah ini memberikan hasil yang paling optimal?” [teks @bartno | foto theweeklymonthly.com]

Sumber:

Cosmopolitan

 

SHARE