Pabrik smartphone Lenovo khusus untuk pasar Indonesia ada di Banten

0
133
[Ki-ka] Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Adrie Suhadi Country Lead, Lenovo Smartphone Indonesia, Chen Xudong, President MBG Group, Lenovo, Dillon Ye, VP, AP Smartphone Business Lead, MBG.

[Ki-ka] Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Adrie Suhadi Country Lead, Lenovo Smartphone Indonesia, Chen Xudong, President MBG Group, Lenovo, Dillon Ye, VP, AP Smartphone Business Lead, MBG.
[Ki-ka] Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Adrie Suhadi Country Lead, Lenovo Smartphone Indonesia, Chen Xudong, President MBG Group, Lenovo, Dillon Ye, VP, AP Smartphone Business Lead, MBG.
Produsen produk smartphone asal negeri China, Lenovo, telah memulai memproduksi smartphone terbarunya Lenovo A2010 dan A6010 di Indonesia, sejak awal Oktober kemarin.

Yap, di Indonesia, G-Readers! Tepatnya di Serang, Banten. Lenovo bekerjasama dengan pabrikasi lokal TDK membuat smartphone tersebut. Kapasitas produksi yang mampu dihasilkannya adalah 75 ribu hingga 150 ribu unit per bulan.

“Lenovo telah beroperasi di Indonesia selama 10 tahun, dan dengan komitmen kami untuk melayani pasar dalam negeri, kami dapat mengokohkan posisi sebagai salah satu merek terkemuka di Indonesia saat ini,” tutur Chen Xudong, President MBG Group, Lenovo dan chairman Motorola Mobility Operating Board, dalam acara pengumuman Lenovo memulai pabrikasi smartphone di Indonesia, di hotel Shangri-La, Jakarta [04/11].

“Dengan dibangunnya pabrik ini tentunya akan ada lembaran kerja baru, dan menjadi nilai tambah bagi kita. Kami berharap Lenovo ke depannya tidak sampai di sini saja, tapi juga mengembangkan sektor lainnya,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin yang hadir bersama Menteri Perdagangan Thomas Lembong dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Sesuai dengan peraturan Pemerintah, pabrik Lenovo terbaru ini sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri [TKDN] sebesar 20 persen. Dan terus ditingkatkan, sehingga menjadi 30 persen pada tahun 2017.

Mr. Dillon Ye, VP, AP Smartphone Business Lead, MBG, menjelaskan “untuk saat ini semua produksi yang dihasilkan pabrik ini akan dijual khusus untuk pasar di Indonesia.”

Seperti apa perjalanan Lenovo di Indonesia hingga akhirnya memutuskan membangun pabrik di sini. Berikut catatan ringkasnya yang disampaikan Adrie Suhadi sebagai Country Lead, Lenovo Smartphone Indonesia.

10 tahun Lenovo di Indonesia

  • Lenovo Indonesia resmi diperkenalkan pada 11 Oktober 2005 sebagai Kantor Perwakilan Lenovo Singapore Pte. Ltd.
  • PT Lenovo Indonesia secara resmi berdiri pada April 2012, beroperasi di bawah Lenovo ASEAN.
  • Lenovo Indonesia pada 1 April 2015 statusnya meningkat menjadi satu kawasan tersendiri di bawah Lenovo Asia Pasifik.
  • Oktober 2015 pabrikasi lokal.

Kedepannya, Lenovo berencana melakukan desain/adaptasi lokal bersama, preload aplikasi-aplikasi utama yang dikembangkan bersama, dan membuka toko dan cloud. [teks & foto @bartno]

SHARE