Barbie dan Ken menjadi model seragam awak kabin Qantas

0
448
Qantas Barbie di Bunderan Hotel Indonesia

Merayakan ulang tahunnya yang ke-95 tahun di November ini, Qantas Airlines menjadikan boneka favorit dunia, Barbie dan Ken menjadi modelnya.

Ide ini muncul dari koleksi pribadi almarhum John Willmott-Potts, mantan awak kabin maskapai Qantas yang mengumpulkan koleksi seragam sepanjang 22 tahun lalu, dan kemudian memasangkannya pada boneka Barbie dan Ken berdasarkan era tertentu.

Tetapi usia tak memihak William-Potts untuk terus melakukan hobinya ini. Ia meninggal pada tahun 2010 dan mendonasikan koleksinya pada Museum of Applied Arts and Sciences di Sydney, Australia.

Untuk melengkapi koleksinya itu, Qantas meminta desainer Paris kelahiran Australia, Martin Grant, untuk menciptakan versi mini seragam Qantas teranyar yang diluncurkan tahun lalu. Juga, Qantas akan memberikan koleksi terbaru ini ke Museum of Applied Arts and Sciences untuk ditambahkan pada koleksi mereka.

Koleksi boneka ini awalnya merupakan bagian dari pelajaran sejarah interaktif keliling berjudul ‘Stitches in Time‘ yang diadakan Willmott-Potts ke sekolah-sekolah serta perpustakaan-perpustakaan di kawasan New South Wales, Australia.

Selain itu, dalam menyambut ultah ke-95 ini, khusus bagi penumpang Indonesia yang ingin terbang ke Australia menggunakan Qantas, ada harga khusus. G-Readers bisa mendapatkan harga khusus itu mulai dari IDR 8,808,900 ke Sydney, IDR 9,040,000 ke Melbourne, IDR 9,108,000 ke Adelaide, dan IDR 9.080.800 ke Brisbane.

Harga khusus juga berlaku untuk tujuan Selandia Baru. Harganya dimulai dari IDR 13,118,200 ke Christchurch, IDR 13.159.000 ke Auckland, dan IDR 14.341.700 ke Queenstown. [foto dok. Qantas]

SHARE