Mengenal Baby Spa dan manfaatnya

0
113

Kini baby spa cukup banyak bertebaran di ibukota, dan kota-kota besar lainnya. Tapi “Spababy” milik mantan model Koming [Nyoman Tri Wahyuni] bisa dikatakan sebagai pioner dalam bisnis ini. Ia memulainya di tahun 2008.

Dalam program Diary Dave di 90.4 Cosmopolitan FM, belum lama ini, Koming menjelaskan mengenai baby spa ini.

Menurutnya, di era modern ini, baby spa tidak hanya sekadar trend, tetapi juga untuk melatih motorik dan daya tahan tubuh si bayi. Karena dalam proses ini, yang pertama dilakukan adalah membiarkan bayi menggerak-gerakkan tangan dan kakinya di bathtub, kemudian baru dipijat.

“Kaki bayi bergerak-gerak bisa merangsang otot pertumbuhan pada bayi. Setelah berenang, bayi pasti mengalami yang namanya pegal-pegal, jadi pada saat pegal-pegal itu dibutuhkannya pijat bayi. Pemijatan pada bayi dilakukan agar otot-otot pada bayi rileks, setelah rileks bayi akan lebih gampang tidur dan lebih gampang makan,” jelas Koming ibu dari 3 anak ini.

“Selain itu, pemijatan pada bayi juga mengajarkan pada bayi akan sebuah kasih sayang, pemijatan bisa dilakukan oleh terapis atau para moms, tentunya para moms harus belajar cara memijat bayi dengan benar terlebih dahulu, baru boleh pijat sendiri ya,” tambah Koming menjelaskan.

Baby spa baik dilakukan untuk bayi berusia 2 bulan sampai 1 tahun lho G-Readers! Tapi ada tips yang perlu diperhatikan. “Biasanya, bayi akan menangis apabila di taruh di bathtub oleh orang tidak ia kenal. Disarankan sedini mungkin bayi dibiasakan kena air dan juga dikenalkan dengan si terapisnya. Supaya bayi merasa nyaman,” ungkap Koming.

So, bagaimana moms, mau coba baby spa untuk si kecil? [teks Jane Gunawan | foto yourbabyspa]

SHARE