5 Makanan yang bisa menyebabkan balita tersedak

0
87

Menurut, American Academy of Pediatrics (AAP), tersedak menjadi penyebab utama anak-anak mengalami sakit, terutama pada usia 4 tahun dan di bawahnya.

“Anak-anak tidak dilahirkan dengan keahlian mengunyah dan menelan. Mereka perlu belajar bagaimana memakai lidah mereka untuk membantu mendorong makanan dari mulut ke tenggorokan,” jelas Gary Smith, MD, director of the Center for Injury Research and Policy at Nationwide Children’s Hospital di Columbus, Ohio.

“Balita dan batita juga belajar untuk menilai seberapa banyak makanan yang bisa masuk ke dalam mulut mereka. Sebelum mereka berhasil melalui tahap ini, mereka akan mudah tersedak saat makan.

Fisik anak kecil juga menjadi resiko tersedak saat makan. “Tenggorokan dan saluran pernapasan pada balita sangat kecil, makanan dan benda-benda kecil lainnya akan mudah terhambat, dan saat anak-anak belum bisa mengunyah dan menelan dengan baik, hal itu bisa berujung kepada batuk-batuk, bahkan kematian,” ungkap dokter penyakit anak di Cleveland Clinic Children’s Dana Scmidt, MD.

Berikut adalah 5 makanan yang dapat beresiko tersedak kepada anak versi safebee:

1. Permen: Permen karet, permen bertekstur keras maupun lunak, permen yang berktekstur sticky.  Jangan memberikannya kepada anak usia 4 tahun dan di bawahnya.
2. Daging: Bila ingin memberikan daging kepada anak, potong daging menjadi 1/2 inch atau lebih kecil lagi.
3. Buah  Potongan buah yang bertekstur keras dan kasar, seperti apel dan pear.  Lebih baik, parut buah tersebut atau masak hngga teksturnya lembut.
4. Buah Anggur: 1 bulat anggur sangat berbahaya bagi si kecil. Potong bulatan anggur menjadi 2 bagian atau lebih kecil.
5. Kacang dan selai kacang: Jangan memberikan kacang pada anak 4 tahun dan di bawahnya. Selai kacang masih diperbolehkan, dengan catatan dioleskan tipis-tipis. [teks Jane Gunawan/safebee | foto: natioonalwideschildren]

SHARE