Gerakan baru untuk sarapan sebelum jam 9

0
136

Makan saat di pagi hari atau biasa disebut sarapan merupakan hal yang sangat penting untuk memulai hari. Karena sebelumnya saat kamu tertidur, kamu telah tidak makan dalam jangka waktu yang cukup lama yaitu sekitar 7-8 jam.

Dalam kurun waktu tersebut, tubuh secara pintar akan mengurangi aktivitas metabolismenya dan menggunakan energi dan nutrisi dalam tubuh dengan efisien.

Apalagi untuk anak-anak, sarapan yang tidak rutin akan mempengaruhi kemampuan mereka untuk menangkap pelajaran dan beraktivitas fisik.

Ternyata pemerintah dalam hal ini sudah membuat peraturan pentingnya sarapan yang dipertegas dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 41/2015 tentang Pedoman Gizi Seimbang yang salah satu pesannya dari 10 pesan Gizi Seimbang adalah “Biasakan Sarapan”.

Karena itu dalam Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2015, PERGIZI PANGAN Indonesia dan Energen ingin mengkampanyekan pesan Kementrian Kesehatan melalui Gerakan Nasional Sarapan Sehat Sebelum Jam 9.

Menurut Mona Ratuliu, Selebriti dan Ibu dari 3 orang anak, “Sebagai seorang Ibu, saya selalu ingin memberikan yang terbaik untuk ketiga anak saya, terutama yang mendukung tumbuh kembang mereka. Salah satu hal yang saya lakukan adalah dengan membiasakan mereka untuk sarapan pagi sebelum memulai aktivitas. Tapi bukan sekedar sarapan saja, saya selalu memilih jenis sarapan yang bernutrisi lengkap agar mereka tidak lemas saat beraktivitas.”

Puncak kegiatan Gerakan Nasional Sarapan Sehat Sebelum Jam 9 akan dilaksanakan pada hari Minggu, 29 November 2015 yang serentak di 4 kota yaitu Tanggerang, Semarang, Malang dan Samarinda.

Acara ini akan terdiri dari 4 acara utama yaitu Sarapan Sehat, Jalan Sehat, Edukasi Sarapan Sehat dan diakhiri dengan Komitmen Sarapan Sehat

“Sarapan sehat itu tidak sekedar mengenyangkan tetapi juga bergizi, antara lain dengan mengonsumsi jenis sarapan sumber-sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin-mineral, dan air,” ungkap Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia.

Lanjutnya, “Sumber gizi tersebut antara lain terdapat pada susu, telur, serealia dan diperkaya dengan vitamin dan mineral untuk dapat menunjang aktivitas anak di sekolah. Ayo Sarapan Sehat Sebelum Jam 9.”

Ibaratnya seperti mesin, tubuh perlu “dipanaskan” agar kondisi badan tetap optimal. Sarapan layaknya tubuh kamu yang sedang menerima bahan bakar supaya semangat menjalani kegiatan seharian.

Bila tidak sarapan, tubuh juga akan otomatis menjaga tubuh kamu dalam kondisi penghematan energi dan nutrisi. Hal ini yang akan berakibat badan tampak lesu dan tidak bertenaga. Karena itu, mari yuk biasakan sarapan, G-Readers! [teks @mirzablue | foto dok. Energen]

SHARE