Sensasi baru menyantap menu berbalut seni dan budaya, di Batavia Market

0
492
[Ki-ka] Ferry Davira, Yayat Suyatna, Ferry Lee, Dewi Ria Utari, dan Edi Suryanto [kepala kantor pos Kota Tua]

[Ki-ka] Ferry Davira, Yayat Suyatna, Ferry Lee, Dewi Ria Utari, dan Edi Suryanto [kepala kantor pos Kota Tua]
[Ki-ka] Ferry Davira, Yayat Suyatna, Ferry Lee, Dewi Ria Utari, dan Edi Suryanto [kepala kantor pos Kota Tua]
Bicara makanan tak pernah ada habisnya. Selalu saja muncul hal-hal baru dalam dunia kuliner. Dari teknik, alat, tampilan, hingga suasananya.

Kali ini, hal baru dunia kuliner datang dari Batavia Market, sebuah restoran yang mengusung konsep “Fusion Art”, atau gabungan dari beragam seni, yaitu, kuliner, kreativitas seni, dan budaya.

Dari segi penamaannya, nama Batavia dipilih karena lokasinya yang terletak di Kota Tua. Dahulu sebutan untuk Kota Tua adalah Oud Batavia atau Batavia Lama. Dan kata Market, yang berarti pasar dimaksudkan untuk menggambarkan konsep dasar dari tempat ini, yaitu, terbuka untuk semua orang.

Kalau dari segi Fusion Art-nya, G-Readers bisa memulainya dari sisi kuliner. Pertama, penamaan untuk koki di sini bukan chef, melainkan food artist atau seniman kuliner. Karena memang, menu yang dihasilkan oleh seniman kuliner Batavia Market unik dan menggoda dari tiga segi; tampilan, aroma, dan cita rasa.

Terdapat lebih dari 40 menu yang bisa dicoba. Seperti jasmine fried rice yang ditaburi bunga melati yang dapat disantap, coconut pudding yang tampil segar, atau mini black burger yang berisi tempe dan jamur dengan bumbu rahasia yang bikin nagih lagi, nagih lagi! Ahhh.

Mini Black Burger
Mini Black Burger

Dibalik menu-menu istimewa itu, ada dua food artist andalan Batavia Market, yakni, Ferry Lee yang keterampilan masaknya diasah di Selandia Baru dan Rudi yang mendapatkan ilmu masaknya di Jerman.

Dan memang tujuan utama dari food artist ini adalah membuat makanan yang kaya budaya dan berpadu indah dengan cita rasa Indonesia. Bahan baku alami, kesegaran, cita rasa, dan kesederhanaan adalah keempat inspirasi seniman kuliner Batavia Market dalam membuat seluruh hidangan. Kamu harus coba!

“Menu yang ada di sini international food dari 12 negara termasuk Indonesia,” tutur Ferry Davira dari Kaaramel Juice Group, sebagai pemilik Batavia Market.

Yap, nama Kaaramel Juice memang sudah tidak asing lagi. Outlet-nya kini ada 36 yang dapat kamu temukan di sekitaran Jakarta. Dan di sini, kamu juga bisa merasakannya juga, jus yang terdiri dari gabungan aneka buah.

Selain kuliner, sisi seni lain yang ditampilkan Batavia Market adalah musik, lukisan, fotografi, patung, videografi, desain grafis, batik, ukiran, hiasan, dan lain sebagainya. Untuk bulan ini hingga 17 Januari 2016, kamu bisa melihat pameran foto bertajuk “Mencegah Bara”.

Pameran foto "Mencegah Bara"
Pameran foto “Mencegah Bara”

Lalu kemudian di setiap minggunya akan diadakan atraksi seni, seperti, live music, pelukis yang melukis langsung di kanvas kosong, tarian, dan lain sebagainya.

Keindahan seni yang hadir di sini merupakan kerjasama antara Batavia Market dengan Sarasvati Art Magazine and Lifestyle. “Kami gembira diberi kesempatan untuk menampilkan karya-karya seniman terbaik di Indonesia. Guna mendukung konsep Fusion Art, kami pun telah mempersiapkan tema karya seni yang berbeda tiap bulannya,” jelas Dewi Ria Utari, General Manager Saravati Communication & Publication.

Kalau dari sisi budayanya, bisa kamu temukan dari sejarah bangunan ini sendiri. Gedung Pos Kota Tua di lantai 2 yang menjadi tempat bernaung Batavia Market dibangun tahun 1928 dalam era kolonial Belanda. Kemudian di lantai satu Gedung Pos ini kamu bisa temukan aneka suvenir khas Jakarta.

Batavia Market sendiri berdiri atas kerjasama dengan Jakarta Old Town Revitalization Corporation [JOTRC]. Menurut Yayat Suyatna, Project Director JOTRC, “Ke depannya, lantai bawah gedung Pos ini akan diperbaharui lagi, tanpa menghilangkan fungsi Kantor Pos-nya.”

Lanjut Yayat, “Kota Tua ini sedang menuju untuk menjadi UNESCO World Heritage Site. Jadi kami tak hanya merenovasi gedung-gedungnya saja, tapi juga kegiatan-kegiatan yang ada di sini.”

Mau langsung ke sini G-Readers? Batavia Market buka dari Minggu – Kamis, mulai pukul 9 pagi hingga 12 malam. Dan dari Jumat dan Sabtu mulai jam 9 pagi hingga 2 pagi keesokan harinya.

Alamat tepatnya berada di, Galeria Fatahillah, 2nd Floor, Taman Fatahillah Post Office. Jl. Taman Fatahillah No.3, Jakarta, 11110 [021-6906605], dengan kapasitas pengunjung 260 pecinta kuliner.

Menurut Ferry, “Makan di sini seperti makan di mall lah, sekitar 50 ribu sampai 70 ribu rupiah.” Bagi Ferry tempat ini cepat memberikan inspirasi ide-ide unik untuk pengembangan usahanya.

Kunjungan ke Batavia Market di malam hari, akan menambah suasana tempo dulu kota Jakarta dalam cahaya lampu malam yang indah dan aktivitas warga di sekitaran wilayah wisata ini.

Gedung Pos Kota Tua, Jakarta
Gedung Pos Kota Tua, Jakarta

[teks & foto @bartno]

SHARE