Gejala-gejala gegar otak

0
253

Orang di sekitarmu, entah teman, anak, atau orangtua sekalipun, jatuh dan berbenturan dengan kepala atau terkena pukulan yang keras di area kepala, pastinya khawatir akan menyebabkan gegar otak.

Tahukah G-Readers bahwa gejala gegar otak bisa muncul dengan cepat atau sehari setelah terjadi benturan, bahkan seminggu setelahnya.

Karenanya, mendiagnosa gegar otak akan menjadi sangat penting, karena jika mengalaminya, orang tersebut harus beristirahat dan menjauhi olahraga apapun agar otak dapat sembuh secara perlahan.

Apa itu gegar otak?

Gegar otak adalah luka pada otak yang berdampak kepada fungsi dari otak. Ini sering terjadi saat benturan di kepala, tapi juga bisa terjadi saat tubuh berguncang dan secara tidak sadar kepala juga ikut tergoncang.

Menurut Mayo Clinic dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), “Goncangan yang sering terjadi ini dapat menyebabkan otak kaget dan terpental atau terkilir di area tengkorak kepala, meregang, dan merusak sel-sel otak, lalu membuat unsur kimiawi mengubah otak,” tulis CDC seperti yang dilansir safeebee.com.

Gegar otak yang serius tidak bisa mendapat pengobatan biasa, dan kebanyakan orang yang mengalaminya akan menjalani pengobatan sepenuhnya.

Gejala-gejala yang harus diperhatikan:

– Terlihat bingung (saat bermain, ia mungkin lupa aturan, dan terlihat bingung tentang posisinya atau score yang ia dapatkan atau lawannya siapa)
– Menjawab pertanyaan dengan lama
– Terlihat linglung
– Mengalami masalah konsentrasi dan daya ingat
– Amnesia
– Sakit kepala atau merasa tertekan di area kepala
– Hilang keseimbangan
– Penglihatan kabur
– Sensitif dengan cahaya dan keramaian
– Susah tidur
– Depresi atau merasa sedih
– Merasa tidak baik-baik saja

Jadi, kamu patut waspada dan memperhatikan gejala-gejala di atas, dan segera istirahat atau konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kamu baik-baik saja. [teks Jane Gunnawan/safebee | foto medscape.com]

SHARE