Jelang AADC 2, AADC disebut sebagai film klasik

0
184
Nicholas Saputra

Para pecinta film Indonesia pasti sudah tidak sabar menanti kehadiran Cinta dan Rangga di AADC 2, sekuel dari AADC (Ada Apa Dengan Cinta) pada tahun 2002 lalu yang dianggap sebagai salah satu film klasik di Indonesia.

Istilah klasik ini mengacu pada sebuah kualitas yang diakui sebagai tolok ukur kesempurnaan yang timeless, maka tak heran kecintaan terhadap hal-hal yang klasik menjadi begitu kuat dan tak lekang oleh waktu.

Indahnya kisah cinta dan persahabatan dalam film AADC menjadikan film ini begitu hits, hingga kini AADC sering ditayangkan di berbagai stasiun televisi. Hal ini juga diungkapkan oleh Nicholas Saputra, salah satu tokoh utama dalam AADC yang hingga sekarang masih banyak yang memanggilnya “Rangga”.

“Saya turut bangga film AADC dianggap sebagai sebuah karya film klasik. Menurut saya karena film AADC sendiri memiliki cerita yang begitu kuat namun mudah dicerna masyarakat. Mengisahkan anak remaja yang dipenuhi banyak gejolak sehingga sangat pas merepresentasikan anak muda, juga membuat banyak orang bisa merasakan kebahagiaan, konflik, dan kesedihan yang dituturkan dalam AADC,” ungkap Nicholas Saputra dalam acara ‘Taste the Classic’ Magnum di Magnum Café Grand Indonesia [16/2].

Pemeran Rangga ini juga mengungkapkan perbedaan AADC pertama dengan AADC 2.

“Yang beda dari AADC pertama itu ya pemainnya sama tapi usianya udah beda, hahaha. Ya, tentunya yang bikin beda di AADC 2 itu ya seperti problematika yang berbeda-beda dari setiap karakternya. Kisahnya juga akan diperkaya oleh pengalaman-pengalaman dari para karakter yang dialaminya selama 14 tahun berlalu,” tutup pria 31 tahun ini.

Semakin penasaran ya G-readers, sabar deh nunggu 28 April nanti. [teks & foto @uliafr]

SHARE