Ketika Indonesia menjadi Zootopia

0
260

Film Zootopia sedang bersinggah di setiap bioskop ternama di Indonesia. Kartun animasi produksi Walt Disney ini menjadi tontonan keluarga yang menghibur. Pendapatannya di berbagai negarai mencapai jutaan dolar Amerika.

Kepopuleran Zootopia itu, membuat Disney mengajak Muhammad Misrad atau yang lebih akrab disapa Mice, untuk memberikan pandangannya tentang Zootopia Indonesia dalam Mice in Zootopia.

Mice dikenal dengan karyanya yang menceritakan kritik sosial dalam kehidupan sehari-hari Indonesia. Ajakan Disney tersebut, dijawab Mice dengan suka cita.

“Di Zootopia ada pesan yang sedang in, yang sedang terjadi. Seperti contohnya bentrok antar golongan, dan ada yang nggak suka dengan sebuah kerukunan,” ungkap Mice saat jumpa pers [29/2] yang dihadiri juga oleh Fitra Rifai, Kepala Studio Pemasaran Disney Indonesia.

Mice ingin menyampaikan pesan moral yang ada di Zootopia lewat karyanya.

Seperti apa ilustrasi Mice itu, G-readers? Yuk, kita lihat sama-sama beberapa ilustrasi karya Mice ini!

1. Judy dan Nick
Seekor rubah dan kelinci, di dunia nyata, kedua hewan ini dianggap tidak bisa akur satu sama lain, tapi dalam Zootopia, Mice menggambarkan kedua hewan ini dapat berteman dengan akrab.

nick_n_judy_copy__1_
Judy dan Nick, ilustrasi karya Mice | Nadia Fatina

2. Flash Si Kukang
Kukang merupakan hewan yang lambat. Dalam ilustrasinya ini, Si Kukang ternyata juga bisa punya banyak fans, lho!

flash_revisi_copy__1_
Flash Si Kukang, ilustrasi karya Mice | Nadia Fatina

3. Walikota Leodore Lionheart
Singa dikenal sebagai Si Raja Hutan, Mice ingin menggambarkan lewat ilustrasi ini, bagaimana seorang pemimpin seharusnya bersikap. Maka ia menggambarkan, Sang Walikota ini dapat mengayomi semua golongan, bersikap adil, dan merata.

Leodore Lionheart
Leodore Lionheart, ilustrasi yang dibuat Mice | Nadia Fatina

Total gambar yang dibuat Mice ada 5, dan lebih hebatnya lagi, Mice menggambar semuanya hanya dalam 2 hari! Wow! Keren deh, Mice!

Karya Mice akan ditampilkan dan disebar ke akun sosial media Disney untuk mempromosikan film Disney di Indonesia, tapi selain itu juga, tentunya sebagai bentuk apresiasi akan karya lokal. [teks Nadia Fatina | foto Ist]

SHARE