Pentingnya deteksi dini kanker pankreas

0
153

Kurangnya gejala yang mencolok pada tahap awal dari kebanyakan penyakit hepatopancreatobiliary [HPB – yang berkaitan dengan hati, pankreas, dan saluran empedu] menyebabkan penyakit ini menjadi salah satu jenis kanker yang paling berbahaya.

Pada banyak penderita, gejala hanya muncul ketika mereka sudah memasuki tahapan lanjut, karena itu pemeriksaan kesehatan secara berkala masih merupakan cara terbaik untuk mendeteksi permasalahan lebih awal.

Gleneagles Hospital Singapore melanjutkan upayanya meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya diagnosis awal dan pengobatan penyakit HPB melalui kampanye ‘Operasi Kuning’ yang telah dilaksanakan sejak Agustus 2015 lalu.

Tahun ini, CEO Gleneagles Hospital Singapore Dr. Vincent Chia kembali hadir di Jakarta bersama Dr. Cheah Yee Lee dari Asian American Liver Centre, Gleneagles Hospital untuk berbagi informasi mengenai Pengobatan Kanker Pankreas.

Dr. Cheah Yee Lee, membeberkan informasi terbaru mengenai kanker pankreas dan berbagai tipe pengobatannya. “Kanker pankreas adalah kanker ganas di mana penderitanya tidak mengalami gejala apapun; oleh karenanya, tidak ada tanda peringatan pada tahap awal penyakit ini. Kanker pankreas dapat diobati secara optimal melalui deteksi dini dan pembedahan reseksi,” ungkapnya dalam acara kampanye Operasi Kuning di Energy Building SCBD, Jakarta beberapa hari lalu [11/6].

“Pada tahapan awal, ketika kanker pankreas belum menyebar ke organ lain, kesempatan penyembuhan terbaik adalah dengan melakukan operasi pengangkatan kanker. Dalam beberapa kasus kanker pankreas, pasien disarankan agar menjalani kemoterapi neoadjuvant untuk mengecilkan ukuran tumor sebelum operasi memungkinkan untuk dilakukan. Walaupun hasil dari operasi pankreas telah meningkat selama beberapa dekade terakhir, deteksi dini kanker pankreas adalah kunci untuk mencapai kesembuhan,” tambahnya.

Gejala awal yang dialami pasien dapat berupa penurunan berat badan, mata dan kulit menguning [jaundice], dan rasa sakit di bagian perut atas atau punggung. Pasien mengalami gejala-gejala tersebut apabila kanker telah tumbuh dan menghalangi saluran empedu yang mengakibatkan terjadinya penyakit kuning, atau ketika kanker telah menyerang struktur atau saraf sekitar yang mengakibatkan rasa sakit.

CEO Gleneagles Hospital Singapore Dr. Vincent Chia memaparkan komitmen Gleneagles Hospital. “Gleneagles Hospital memiliki program living donor liver transplant [LDLT] yang unggul dan program ini sudah berjalan selama hampir 20 tahun. Empat tahun lalu, kami juga mendirikan Parkway Asian Transplant Unit [PATU] dengan peralatan medis yang mutakhir, dan memungkinkan tim ahli bedah spesialis dan perawat berdedikasi untuk menemani pasien dalam seluruh proses pemulihan mereka,” jelas Dr. Chia dalam acara yang sama.

Jadi G-readers, penting sekali deteksi dan pengobatan sedini mungkin pada penyakit HPB guna pemulihan yang lebih baik dan menekan jumlah penderitanya. [teks @uliafr | foto pancreaticcanceraction.org]

SHARE