Tips menghilangkan bau ketiak

0
428

Menggunakan deodoran merupakan hal wajib yang dilakukan setiap orang, khususnya bagi yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia. Selain udara panas yang membuat kita selalu berkeringat, aktivitas sehari-hari mulai dari yang sederhana hingga yang berat juga jadi pemicu utama. Terlebih bila keringat yang dihasilkan memiliki bau tak sedap, ini bisa sangat mengganggu penampilan dan rasa percaya diri.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Vinia Ardiani Permata, SpKK., dalam acara peluncuran Rexona Antibacterial Defense di Restoran 3 Wise Monkeys, Jakarta, beberapa waktu lalu, “Pada dasarnya, jutaan bakteri tidak berbahaya berdiam di permukaan tubuh kita dan membantu pertahanan alami kulit. Bakteri-bakteri ini bertahan hidup dan berkembang biak di lingkungan yang lembab dan kaya nutrisi, termasuk daerah berkeringat di ketiak. Saat keringat bercampur dengan bakteri penyebab bau badan, maka bakteri ini akan menguraikan keringat dan memprosesnya dalam sistem metabolisme mereka sehingga menghasilkan produk sampingan berupa keringat berbau, dan akhirnya menyebabkan bau badan.”

“Namun, masalah ini dapat diantisipasi dengan selalu menjaga higienitas tubuh. Maka setiap orang harus melengkapi diri dengan perlindungan optimal terhadap bakteri penyebab bau badan, misalnya dengan menggunakan deodoran yang mengandung antiperspirant dan bahan anti-bakteri,” tambah dr. Vinia.

Berdasarkan penjelasan dr. Vinia di atas, ada dua cara utama yang harus dilakukan untuk terhindar dari bau badan, pertama ialah selalu menjaga kebersihan badan dengan mandi minimal 2 kali sehari atau sesuai kebutuhan, dan cara kedua ialah menggunakan deodoran.

Deodoran pada umumnya berfungsi menahan keringat pada ketiak, namun tidak melindungi dari bakteri. Maka itu pilih lah deodoran yang memiliki perlindungan menyeluruh, seperti Rexona Antibacterial Defense.

Keluaran terbaru dari Rexona ini selain dilengkapi dengan teknologi MotionSense yang memiliki formula microcapsule unik dengan keharuman yang pecah saat kita bergerak, juga menawarkan perlindungan 10 kali lebih ampuh, di mana bahan anti bakteri aktifnya dapat membunuh bakteri penyebab bau badan.

Dr. Vinia juga memberikan tips memakai deodoran untuk hasil lebih maksimal. Yaitu dengan mengaplikasikannya sehabis mandi dan pastikan ketiak dalam keadaan kering. Bila lupa menggunakannya sehabis mandi, jangan langsung aplikasikan deodoran pada ketiak yang dibiarkan berjam-jam tanpa perlindungan, pastikan basuh atau cuci ketiak terlebih dahulu sebelum memakai deodoran.

Nah, G-readers jadi nggak khawatir lagi kan soal keringat dan bau badan? Selamat tambah PD! [teks @uliafr | foto Stockphoto/929nin]

SHARE