Hindari faktor penyebab nyeri punggung

0
193

Nyeri punggung menyerang 2 dari 5 orang di dunia. Biasanya hal ini disebabkan oleh postur tubuh yang buruk. Menurut dr. Sophia Hage, SpKO, expert Cosmopolitan FM, dari klinik LightHOUSE dalam segmen Health Club di Breakfast Club yang dibawakan oleh Novita Angie dan Lembu Wiworo Jati, nyeri punggung dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain: low back pain, nyeri punggung bawah dan tengah, serta upper back pain atau nyeri leher belakang.

Low back pain merupakan sakit punggung yang sering dikeluhkan pekerja kantoran. Penyebabnya adalah tekanan otot berlebih yang biasanya disebabkan karena mempertahankan posisi tertentu dalam jangka waktu lama. Misalnya duduk atau berdiri terlalu lama karena perjalanan panjang.

Pada wanita hamil, posisi titik gravitasi berubah. Karena itu, ibu hamil sering mengalami nyeri punggung di bagian bawah. Tak hanya itu Cosmoners, hati-hati juga nih untuk Anda yang memiliki posisi badan terlalu membusungkan dada atau terlalu bungkuk, postur ini akan menyebabkan tumpuan di punggung bawah terasa nyeri.

Tentu Anda ingin tahu dong, faktor apa saja sih yang menyebabkan Cosmoners nyeri punggung? Menurut dr. Sophia Hage, berikut faktor-faktornya:

  1. Usia. Semakin bertambah usia, otot, ligamen, dan semua struktur jaringan lunak akan semakin kaku. Dengan begitu, keluhan pun semakin banyak.
  2. Tingkat kebugaran. Semakin sering berolahraga, tingkat kebugaran diri akan membaik. Kekuatan dan ketahanan otot pun tetap terjaga dan fleksibilitas otot pun meningkat.
  3. Berat badan berlebih. Perubahan berat badan, dapat membuat otot lebih kaku karena harus menyangga berat badan yang lebih berat. Hal ini tentu dapat membuat tubuh mudah lelah.
  4. Riwayat cedera sebelumnya. Bila Anda pernah mengalami otot dan ligamen yang tertarik sebelumnya atau posisi ruas tulang belakang yang bergeser, Cosmoners bisa saja mengalami nyeri punggung.

Nah Cosmoners, sekarang sudah tahu kan mengapa Anda mengalami nyeri punggung? Untuk itu, yuk jangan lupa berolahraga untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan otot Anda! 🙂

[teks Nadia Fatina | foto medicalnewstoday.com]

Sumber:

Cosmopolitan

 

SHARE