Mengenal arti kekayaan sesungguhnya

0
214
Press Launch Wealth Wisdom sekaligus peluncuran buku Wealth Wisdom [ki-ka, Ibu Ivy Widjaja selaku Head of Customer Segmentation and Marketing, Bapak Bianto Surodjo selaku Retail Banking Director, Bapak Jacky Mussry selaku Deputy CEO MarkPlus Inc]

Sebagian masyarakat Indonesia masih menganggap bahwa kaya itu berhubungan dengan kondisi finansial, kondisi yang mampu mencukupi semua kebutuhan di dunia ini.

Sebaliknya, Wealth Wisdom Study, yaitu riset qualitative dan quantitative PermataBank pada masyarakat affluent Indonesia di 4 kota besar, dengan bantuan field research oleh Mark Plus, mempublikasikan hasil survei yang menyatakan bahwa, 80,6% masyarakat Indonesia percaya bahwa kekayaan sesungguhnya tidak semata-mata diukur oleh sesuatu yang bersifat material.

Kekayaan tidak dihitung dari materi atau uang yang kita miliki, melainkan bagaimana kita mengkondisikan diri kita dalam hidup. Hal ini tidak terlepas dari berbagai aspek lain yang mempengaruhi tingkat kekayaan yang seutuhnya untuk mencapai inner happiness yang ideal.

Dari hasil tersebut didapatkan bahwa, aspek lain dari kekayaan yang dimaksud adalah keluarga, tujuan hidup, dan kesehatan.

Aspek-aspek di luar materi inilah yang sering kali kita lupakan saat membicarakan perihal kekayaan. Kita sering kali berhenti pada definisi kaya yang berhubungan dengan materi sehingga kita lupa untuk menelisik lebih dalam mengenai pengertian kekayaan yang sebenarnya.

Berdasarkan hasil survei yang diadakan kepada masyarakat Indonesia affluent yang percaya bahwa, kekayaan adalah sebuah konsep yang holistic, ternyata 94% merasa yakin bahwa mereka memiliki kebahagiaan yang sesungguhnya.

Hal tersebut juga sejalan dengan hasil qualitative study yang mengindikasikan bahwa orang yang percaya bahwa kekayaan itu harta semata, hanya merasakan kesenangan sesaat [pleasure]. Sedangkan kebahagian sejati [true happiness] dirasakan oleh orang yang memiliki konsep kaya yang seutuhnya.

Kalau G-readers, ingin lebih paham dan mengerti tentang apa itu kaya sesungguhnya, kamu bisa hadiri acara “Wealth Wisdom – The Essence of Wealth” di The Ritz-Carlton, Pacific Place Jakarta, 11 hingga 12 Mei 2016.

Dalam acara tersebut akan hadir:

  1. Elizabeth Dunn, Book Author of “Happy Money”,  Professor Psychology in University of British Columbia
  2. Adam Khoo Executive Chairman & Chief Master Trainer of Adam Khoo Learning Technologies Group
  3. T.P. Rachmat Mantan CEO dari Group Astra
  4. Muhamad Assad, Social Entrepreneur/ National Best – Selling Author Notes from Qatar
  5. Carlo Tamba selaku Founder of Master Boot Camp/Personal Trainer terkemuka
  6. Marischka Prudence seorang travel blogger terkemuka
  7. Ary M. Wibowo, penulis buku “Strength Integrity Purpose”, founder SIP Institute.

Selain itu, acara yang digelar oleh PermataBank ini juga menerbitkan buku bertitel “Wealth Wisdom” yang bekerjasama dengan Gramedia. Buku ini mencoba memaparkan ragam hasil studi mengenai arti kekayaan yang sesungguhnya, dikemas dalam bahasa yang mudah dicerna serta ide pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa menjadi sebuah tuntunan bagi jutaan masyarakat Indonesia, untuk menghadirkan harmonisasi antara kekayaan dan kebahagian hidup.

Informasi lebih lanjut mengenai event ini seperti waktu dan harga tiketnya, kamu bisa lihat di wealthwisdom.id. [teks & foto PermataBank]

SHARE