Pavela, jadi yang pertama sajikan menu khas Peru di Jakarta

0
1537
Pavela Wings
Grafiti di salah satu dinding ruangan.
Grafiti di salah satu dinding ruangan Pavela

Menu andalan Peru termasuk sebagai salah satu menu terpenting dalam peta kuliner dunia karena sejarah, dan budaya. Kultur negara tersebut menjadi contoh menu padu (fusion cuisine) yang unik.

Inti dari rangkaian menu andalan Peru (Peruvian cuisine) yang menggambarkan praktik lokal dan bumbu-bumbu yang dipengaruhi oleh populasi suku Inca, serta ragam masakan yang diperkenalkan oleh para pendatang dari Eropa (menu Spanyol, Italia, dan Jerman), Asia (menu Cina dan Jepang), dan Afrika Barat.

Dan kini, G-readers tak perlu jauh-jauh ke Peru bila ingin merasakan keunikan kulinernya. Berlokasi di Pondok Indah Mall 3 Street Gallery, PAVELA, jadi yang pertama sajikan menu khas Peru di Jakarta.

Menyediakan kapasitas tempat duduk antara 46 hingga 50 kursi, PAVELA memiliki interior yang hangat. Semangat penuh warna Peru tergambar dengan apik pada lukisan graffiti Machu Picchu, lambang tonggak peradaban Peru, pada salah satu sisi dinding ruangan.

“PAVELA bertujuan untuk membawa pengalaman bersantap ragam menu rumahan khas Peru bagi para pelanggan dan penggemar kuliner di Indonesia,” ucap Henry Sanjaya, Pemilik PAVELA, saat ditemui tim Ghiboo di Pondok Indah, Jakarta belum lama ini.

Causa de Cangrejo
Causa de Cangrejo

Bagi yang penasaran ingin mencoba, berikut adalah bocoran rangkaian menu ala peru yang disajikan PAVELA:
Causa Limena (IDR 45,000).
Menu campuran sayur, ikan atau daging berbasis kentang, dengan ayam bersaus mayonnaise khas Peru, dan dilumuri saus Ajiverde.

Causa de Cangrejo (IDR 45,000)
Campuran dari sayur, ikan atau daging berbasis kentang, dengan ketam jagung manis bersaus mayonnaise khas Peru, dan dilumuri dengan saus Rocoto.

Ceviche (IDR 45,000)
Cumi-cumi goreng yang disajikan dengan saus segar ceviche. Lalu, disuguhi dengan potongan jagung manis, ketimun, tomat, serta bawang.

Arroz con Chaufa (IDR 75,000)
Nasi goreng khas Peru. Menu ini merupakan perpaduan masakan Peru dan China. Hidangan ini terdiri dari nasi goreng dengan dua buah sayap ayam dan telur mata sapi.

Nikkei Chicken (IDR 80,000)
Terdiri dari ayam potong fillet yang dilumuri dengan saus Nikkei, disajikan dengan saus tartar dan potongan daun parsley, dihidangkan bersama nasi berbumbu mentega beraroma ketumbar.

Pollo Saltado (IDR 85,000)
Nasi berbumbu mentega dan beraroma ketumbar dihidangkan dengan daging dada ayam potongan fillet.

Pollo a la Brasa (IDR 95,000)
Nasi berbumbu mentega yang beraroma ketumbar, disajikan dengan salad dan daging paha ayam panggang.

Jalea (IDR 95,000)
Ikan dori dan kentang yang digoreng ala Peru dengan cocolan saun aji verde dan salsa criolla.

Yucca Fritas (IDR 40,000)
Ketela goreng dengan saus aji verde khas Peru.

Pavela Wings (IDR 55,000)
Sayap ayam yang digoreng hingga renyah, disajikan dengan saus tartar.

Beso De Moza (IDR 45,000)
Kue cokelat dengan marshmallow ditengahnya, disajikan dengan taburan kacang dan eskrim vanila.

Pisco Sour (IDR 45,000)
Minuman khas Peru, terdiri dari lemon, putih telur, brown sugar, dan kayu manis.

Dan beberapa menu lainnya. Gimana? Penasaran mau coba?

[teks & foto @uliafr]

SHARE