Gus Teja World Music angkat musik Bali ke dunia internasional

0
628
Gus Teja World Music

Selalu mempertahankan musik khas Bali, membuat para musisi yang tergabung dalam Gus Teja World Music, go International.

Bali, merupakan pulau yang terkenal karena keindahan alamnya dan berhasil menarik perhatian para turis untuk berkunjung ke sana. Bukan hanya alamnya tapi juga musik-musik Bali berhasil membuat para pengunjungnya betah.

Gus Teja sebagai musisi asal Bali ingin sekali mempertahankan musik asal Bali lewat karya-karyanya. Melalui acara yang bertajuk From heaven to Earth di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta [16/7], Gus Teja World Music memainkan beberapa lagu andalannya seperti Blessing from Heaven, Ulah Egar, Morning Happiness, Unify, dan masih banyak lagi.

Dengan memadukan native american flute, pan flute, ocarina, quena, whistle, dan hulusi membuat karya Gus Teja World Music terdengar sangat unik.

“Setiap alat musik tiup tersebut mempunyai karakter, warna musik, dan teknik permainan yang berbeda. Saya ingin musik saya tidak hanya mewakili curahan jiwa dan kecintaan saya terhadap alam, tetapi juga ingin menyentuh lubuk hati sehingga musik yang didengar tidak hanya sampai di telinga saja, namun mampu menyentuh hati dan memberikan kedamaian. Jika di dalam diri kita sudah damai maka kasih akan lebih mudah dari dalam diri,” ujar Gus Teja mengenai karir dengan Gus Teja World Music yang dibangun pada 2008.

GUS TEJA (1)
Gus Teja

Berkat ketekunan mereka, album “Rhythm of Paradise” (2009), “Flutes for Love” (2011) dan “Ulah Egar” ( 2015) berhasil terjual lebih dari 50.000 keping. Terkenal dengan suara musik kontemporer Bali, membuat mereka berhasil tampil di┬áMalaysia dan Korea Selatan.

[teks Juliani Chaerunissa | foto GIK]

SHARE