Senandung lagu Indonesia Tengah oleh Ten2Five

0
725
Ten2Five di GIK

Jakarta – Minggu (23/07) Galeri Indonesia Kaya bersama Ten2Five menyelenggarakan pagelaran musik dengan tema Indonesia tengah.

Melalui acara ini Ten2Five membawakan lagu-lagu tradisional yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara dengan style Ten2Five.

“Pertunjukan Waktu Indonesia Tengah ini diharapkan dapat menginspirasi khalayak umum untuk tetap melestarikan budaya Indonesia dalam hal ini melalui seni musik,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Selama kurang lebih satu jam, audience dihibur dengan lagu-lagu daerah antara lain, “Ampar-ampar Pisang”, “Cik-cik Periook”, “Sipatokaan”, “Anak Kambing Saya”, dan “Angin Mamiri”.

Selain lagu-lagu daerah, Ten2Five juga membawakan lagu-lagu mereka, yaitu “I Do”, “You”, “Hanya Untukmu”, “Teman”, dan pastinya “I Will Fly” sebagai lagu penutup.

“Kami menyadari bahwa masih banyak generasi muda yang sudah mulai lupa dengan lagu-lagu daerah yang Indonesia miliki. Berangkat dari keprihatinan ini, kami tampil di panggung Galeri Indonesia Kaya untuk mengingatkan generasi muda bahwa kita memiliki lagu daerah dan tentunya menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia. Semoga semakin banyak generasi muda yang mengapresiasi lagu-lagu daerah Indonesia,” ujar Imela, Vokalis Ten2Five.

Ten2Five kini memiliki 2 album yang bertemakan Indonesia. Album pertama dirilis tahun 2010, I Love Indonesia. Di album ini berisi 8 lagu daerah dan 1 lagu islamik. Album ini membawa Ten2Five mendapatkan AMI Awards pada tahun 2012.

Di tahun 2013 Ten2Five kembali meluncurkan album daerah dengan judul Zamrud Khatulistiwa. Album ini berisi 10 lagu daerah.

[teks Onne | foto GIK]

SHARE