7 Fakta dan sejarah lomba 17 Agustus

0
780

Ternyata lomba-lomba 17 Agustusan yang biasanya dimainkan di masyarakat Indonesia ini cukup dikenal sampai ke luar negeri lho. Nah, semakin penasaran dong sama serunya fakta-fakta Lomba di Hari Kemerdekaan Republik Indoesia?

Yuk simak keseruannya di sini!

1. Balap bakiak
Siapa nih yang kemarin sempat ikut lomba balap bakiak? Faktanya, lomba yang biasa dilakukan saat 17 Agustusan ini menjadi lomba favorit di “Asean Family Day” lho. Agar memenangkan pertandingan, kekompakan dalam sebuah tim tentu perlu dijaga. Artinya, memiliki langkah yang harmonis tentu dapat membuat sebuah tim memenangkan perlombaan balap bakiak ini.

2. Balap Karung
Balap karung merupakan lomba terpopuler saat 17 Agustusan. Lomba ini ternyata pengaruh dari Belanda yang juga mengadakan lomba yang sama di negerinya.

Sayangnya lomba ini sering mendapat kritikan karena memotivasi orang melakukan persaingan tidak sehat. Hmmm… Anda setuju, Cosmoners?

3. Tradisi Perlombaan 17 Agustusan
Tradisi perlombaan 17 Agustusan ini sebenarnya baru dimulai pada tahun 1950-an dari inisiatif masyarakat sendiri. Surutnya mempertahankan kemerdekaan dan perpindahan ibu kota membuat masyarakat sulit merayakan 17 Agustusan. Beragam lomba pun spontan dilakukan.

4. Filosofi Egrang
Egrang ternyata berkaitan dengan bangsa Jepang yang berhasil melawan Rusia. Tak hanya itu, Egrang juga merupakan permainan tradisional yang memiliki filosofi tertentu mengenai keseimbangan dunia-akhirat, lingkungan, dan keluarga.

Selain itu, filosofi ini pun dihubungkan dengan bangsa Jepang yang berhasil melawan Rusia. Ini tentu juga dapat memberi semangat masyarakat Indonesia agar dapat melawan Belanda kala itu.

5. Lomba Panjat Pinang
Lomba ini merupakan permainan yang berasal dari penjajahan Belanda dan bukan pada saat 17 Agustus. Saat mereka mengadakan acara pernikahan, orang Belanda membuat acara panjat pinang untuk pribumi. Hadiahnya pun beraneka ragam, antara lain keju, gula, pakaian, bahkan barang-barang yang sulit didapat karena harganya yang mahal.

6. Antusias Soekarno
Tak hanya masyarakat yang antusias, mantan Presiden Soekarno pun turut antusias merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan ia rela menandatangani buku untuk hadiah perlombaan 17 Agustusan.

7. Lomba Makan Kerupuk
Anda penyuka kerupuk? Lomba makan kerupuk ternyata diadakan untuk memperingati perjuangan warga Indonesia saat masa penjajahan. Kerupuk telah menjadi menu utama bagi masyarakat Indonesia saat itu.

Lomba ini nyatanya dapat mempererat bangsa Indonesia. Mengikuti lomba ini tentu dapat membuat Cosmoners mengerti arti pentingnya bersyukur dan dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Ayo, siapa nih yang setuju dengan makna di balik perlombaan 17 Agustusan ini?

[teks Dessyana Kosasih | sumber berbagai sumber | foto dok. 90.4 Cosmopolitan FM]

Cosmopolitan

 

SHARE