Berbeda dengan film horor biasa, Setan Jawa menekankan sisi seni

0
1225
Asmara Abigail pemeran Asih dalam film Setan Jawa

Genap 25 tahun berkarya, Garin Nugroho melahirkan film terbarunya berjudul Setan Jawa yang menjadi salah satu dari beberapa film garapannya ber-genre horor.

Pemutaran film ini diiringi alat musik gamelan dan orkestra di hadapan para penonton.

Tidak tanggung-tanggung dalam film ini, Garin pun melakukan kolaborasi dengan musisi Rahayu Supanggah yang sebelumnya pernah bekerja sama dengannya dalam proyek “Opera Jawa”.

Garin mengaku, film ini bukanlah sekedar film horor biasa, namun dieksplor lagi dari segi tari, musik, akting, dan sastra.

Setan Jawa menyampaikan pesan kepada audience-nya lewat setiap rangkaian tarian yang dilakukan oleh para aktor yang terlibat.

Film bisu hitam putih bertema pesugihan tersebut akan tayang perdana di Opening Night of Asia Pacific Triennial of Performing Arts di Melbourne, Australia, pada bulan Februari 2017 mendatang.

Namun sebelum itu, Setan Jawa akan lebih dulu diputar di Gedung Teater Jakarta, Cikini, pada 3 dan 4 September 2016.

Pemeran dalam film Setan Jawa adalah Asmara Abigail (Asih), Heru Purwanto (Setio), Luluk Ari (Setan Jawa), Quin Dorothea (Setan Padi & Ibu Asih), Anggono Wibowo (Setan Byayakan), Pak Kodok (Setan Tua), Bambang Mbesur (Setan Kemayu), Muhammad Fathan Irsyad (Setan Jawa Kecil), Danang Pamungkas (Badut Laki-Laki), Cahwati Sugiarto (Badut Perempuan), dan Rusini (Nenek).

[teks Cindy Juliana/ sumber berbagai sumber | foto setanjawamovie.com]

IRadio FM

SHARE